Tingkatkan Keselamatan, ASTRA Tol Cipali Lakukan Operasi ODOL

PT Lintas Marga Sedaya yang kini memiliki branding name ASTRA Infra Toll Road Cikopo-­?Palimanan (ASTRA Tol Cipali) senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan khususnya dalam hal keselamatan berkendara di jalan tol. Bekerjasama dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IX Jawa Barat Kementrian Perhubungan dan Polisi Jalan Raya (PJR) Polda Jawa Barat, ASTRA Tol Cipali lakukan penindakan over dimension dan overload (ODOL) di Rest Area KM 102 arah Palimanan pada Jumat, 28 Agustus 2020.

ASTRA Tol Cipali melakukan penindakan operasi ODOL sejak tahun 2016 secara periodik setiap 3 bulan sekali. Penindakan ini dilakukan kepada kendaraan golongan 2 sampai dengan golongan 5 untuk di tes uji berat beban yang sesuai dengan jumlah gandar dari kendaraan. ASTRA Tol Cipali mencatat jumlah kendaraan overload berdasarkan data dari alat timbang Weight In Motion (WIM) sebesar 14,7% atau sebesar 1.900 kendaraaan setiap harinya.

“Penindakan over dimension dan overload yang kami lakukan merupakan tindakan preventif dari salah satu program 3E (Education, Engineering dan Enforcement) yakni enforcement dalam rangka meningkatkan kesadaran pengguna jalan terhadap keamanan dan keselamatan berlalu lintas. Diharapkan dengan rutin dilakukan penindakan ODOL dapat menumbuhkan kesadaran dari para pengguna jalan khususnya para pengemudi kendaraan besar untuk membawa beban sesuai dengan jumlah gandar kendaraan,” jelas Agung Prasetyo, Direktur Operasi PT Lintas Marga Sedaya (ASTRA Tol Cipali).

Sebagai bentuk keseriusan ASTRA Tol Cipali dalam meminimalisir laka disepanjang Ruas Tol Cipali, telah terpasang dua buah alat timbang kendaraaan Weight in Motion (WIM) yang berada di KM 74 & KM 178 arah Jakarta dan Palimanan. Pemasangan alat timbang WIM bertujuan untuk mendeteksi golongan dan berat kendaraan yang melintas di Ruas Tol Cipali.

Tindakan preventif lainnya yang dilakukan oleh ASTRA Tol Cipali dalam mewujudkan jalan tol yang lancar, aman dan nyaman adalah dengan melakukan operasi penindakan pengawasan

batas kecepatan/ speed gun, operasi penindakan naik turun penumpang dan penindakan pedagang asongan yang rutin dilakukan setiap hari di beberapa titik di Ruas Tol Cipali.

Diharapkan dengan rutinnya dilakukan penindakan ODOL ini pengguna jalan dapat mematuhi peraturan terkait jumlah gandar dan berat beban yang sesuai saat berkendara di Jalan Tol. Karena kendaraan yang melebihi muatan selain dapat memperpendek usia jalan, namun juga berbahaya bagi pengguna jalan lainnya yang dapat menyebabkan kecelakaan di Jalan Tol.

Tentunya penindakan ODOL ini hal ini tidak akan berjalan dengan baik dan lancar tanpa adanya sinergi dari pihak-­?pihak terkait seperti Polda Jabar, PJR dan juga Lembaga Pemerintah lainnya dalam meningkatkan kesadaran pengguna jalan akan keselamatan berkendara di jalan sekaligus salah satu upaya dalam menciptakan jalan tol yang lancar, aman dan nyaman.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *